Air Terjun Singsing, air terjun alami dengan monumen Belanda saksi perang Banjar

Air Terjun Singsing adalah sebuah air terjun yang terletak di Banjar Labuhan Haji, Desa Temukus, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. Air terjun ini berada  di lokasi perbukitan, bersuasana asri dan bersih serta menawarkan pemandangan indah Pantai Lovina di sebelah utara. Suasananya tenang, lingkungannya alami, akan memberikan kesegaran untuk pikiran maupun badan kepada setiap pengunjung yang datang.

Untuk menuju air terjun ini pengunjung sebelumnya harus melalui jalan setapak terlebih dahulu. Jalan setapak yang masih sederhana, walaupun jalan yang di lalui masih sederhana tetapi cukup baik untuk di lalui. Jalan yang masih sederhana menjadikan suasana menjadi alami, akan terdapat jalan yang cukup menanjak sebelum mencapai air terjun. Tiba di air terjun pengunjung akan di suguhkan oleh air terjun yang alami, yang percikannya menerpa menyapu wajah. Debit air di air terjun ini tidak tetap jika sedang musim kemarau karena kurangnya pasokan air dari mata air membuat debit air di air terjun inipun ikut menurun.

air terjun singsingSebagai sebah lokasi air terjun di sekitar kawasan ini terdapat sebuah monumen yang menjadi saksi sejarah perjuangan rakyat Bali khusunya Buleleng dalam menghalau penjajah. Monumen tersebut di kenal dengan Monumen Belanda, pemberian nama tersebut bukan tanpa alasan karena Monumen ini memang didirikan oleh tentara Belanda untuk mengenang seorang perwira besar mereka yang gugur dalam perang Banjar pada tahun 1868. Perwira tersebut tidak mampu menahan setiap letupan semanngat perlawanan masyarakat Bali sehingga harus tewas di tempat ini.

Pada tahun 1956 Monumen ini pernah di hancurkan oleh masyarakat setempat dengan alasan Monumen tersebut adalah bentuk pengakuan dan penghargaan pada tentara/perwira Belanda yang merupakan penjajah bagi bangsa Indonesia. Tetapi pada tahun 1992 monumen tersebut kembali di bangun oleh pemerintah Buleleng, dengan alasan catatn sejarah tidak bisa di hilangkan semua akan menjadi bagian dari sejarah yang sangat berarti.

Dan memang alasan tersebut benar adanya dengan adanya Monumen Belanda yang mengenang tewasnya perwira tinggi Belanda di tempat tersebut seolah mengingatkan bahwa di jaman dahulu masyarakat Banjar sangat heroik dan tidak mau menyerah begitu saja dengan cengkeraman kolonialisme bangsa asing.

Dengan adanya Monumen tersebut selain mengingatkan perjuangan heroik perang banjar yang hebat di masa lalu, juga diharapkan bisa menambah eksistensi lokasi wisata Air Terjun Singsing sebagi objek wisata alam dan sejarah yang menarik bagi semua wisatawan.

Untuk menuju air terjun yang terletak di Banjar Labuhan Haji, Desa Temukus, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Bisa di tempuh dengan 93 km perjalanan dengan melalui rute Denpasar, Bedugul, Singaraja, dan Lovina. Dari Singaraja berjarak lebih kurang 13 km, sementara jika dari Pntai Lovina hanya berjarak 3 km. Jaraknya yang dekat dari Lovina membuat Air Terjun Singsing menjadi salah satu alternatif pilihan wisata sambil mengunjungi Lovina.

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,