Desa Wisata Kamasan, desa tempat karya seni logam dan lukis yang indah

Desa Wisata Kamasan, desa tempat karya seni logam dan lukis yang indah Reviewed by evacation on . This article We found is mainly about the info of Desa Wisata Kamasan, desa tempat karya seni logam dan lukis yang indah

Desa Wisata Kamasan adalah sebuah seda wisata yang terletak di Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali. Desa Wisata Kamasan adalah salah satu destinasi wisata yang ada di wilayah Kabupaten Klungkung, dan terkenal dengan kerajinan perak, selongsong peluru, kerajinan emas dan lukisan wayang tradisional. Sebagai sebuh kawasan desa wisata kamasan meliputi tiga wilayah yakni Glegel, Tojan serta Kamasan. Sebagai sebuah desa penghasil karya seni, hasil karya seni dari para seniman Kamasan Read More…

Rating: 5

Desa Wisata Kamasan adalah sebuah seda wisata yang terletak di Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali. Desa Wisata Kamasan adalah salah satu destinasi wisata yang ada di wilayah Kabupaten Klungkung, dan terkenal dengan kerajinan perak, selongsong peluru, kerajinan emas dan lukisan wayang tradisional. Sebagai sebuh kawasan desa wisata kamasan meliputi tiga wilayah yakni Glegel, Tojan serta Kamasan.

Sebagai sebuah desa penghasil karya seni, hasil karya seni dari para seniman Kamasan sangat halus dan detil sehingga menjadi daya tarik dan ciri khas hasil kerajinan desa itu sendiri. Hasil karya seni seperti lukisan maupun ukiran di desa Kamasan menggambarkan tokoh-tokoh pewayangan dalam kisah Mahabrata, Ramayana, Suthasoma dan Arjuna. Pengunjung selain bisa menyaksikan langsung proses pembuatan ukiran dan lukisan yang di kerjakan seniman desa Kamasan juga bisa memesan langsung hasil karya seni desa kamasan yang terkenal halus dan di kerjakan detail ini.

desa kamasan 2 » Desa Wisata Kamasan, desa tempat karya seni logam dan lukis yang indah Sejarah mengenai Desa Wisata Kamasan ini merupakan sebuah desa tua yang sudah sejak lama dikenal oleh orang-orang yang mempunyai pekerjaan di bidang memandai (pembuat pengrajin terutama kesenian logam) atau biasa di kenal dengan sebutan pandai mas. Para pandai dari  Desa ini sudah di kenal dan di pergunakan jasanya oleh Raja Ida Dalem sejak kerajaan berpusat di Gelgel  pada tahun 1380-1651 dengan memerintahkan para pandai membuat seni ukir pada logam perak atau emasdalam berbentuk pinggan yakni bokor, dulang dan lain sebagainya yang kemudian dijadikan perlengkapan barang-barang perhiasan Keraton Suweca Linggaarsa Pura Gelgel.

Selain terkenal karena seni ukirnya, di desa Kamasan ini juga berkembang seni lukis wayang yang biasanya dijadikan sebuah hiasan di atas kain baik dalam bentuk bendera, umbul-umbul, ider-ider dan parba yang menjadi pelengkap dekorasi di tempat-tempat suci seperti pura maupun bangunan yang berada di komplek Kraton. Desa Kamasan ini mengalami puncak keemasan pada masa Raja Dalem Waturenggong memerintah di tahun 1460 sampai 1550. Banjar-banjar yang ada terutama banjar Sangging dan Pande Mas bisa dikatakan sebagai banjar Gilda, karena didirikannya banyak rumah serta bengkel dimana saat itu para warganya tinggal, bekerja dan mengabdi kepada sang Raja disana sampaiakhir hayatnya mereka.

Seolah turun temurun di tambah dengan status Desanya yang sudah dijadikan desa wisata yang ramai pengunjung maka mayoritas penduduk di desa kamasan berprofesi menjadi seniman lukis dan ukir yang menjanjikan. Bengkel-bengkel kerja para seniman lukis dan ukir tempat lahirnya karya senia yang indah banyak terdapat di Desa ini. Membeli cinderamata dan karya seni hasil karya tangan warga desa wisata kamasan yang berada disebelah barat Banjar Sangging Desa Wisata Kamasan akan menjadi sebuah souvenir berharga untuk wisatawan di rumah dan daerah asalnya.

Untuk menuju Desa wisata Kamasan bisa di tempuh dengan perjalanan 90 menit dari Bandara Ngurah Rai. Dan berjarak kurang lebih  43 km jarak dari kota Denpasar. Sementara jika dari kota Kota Semarapura hanya berjarak 2 km ke arah selatan.