Air terjun kuning, air terjun ‘perawan’ dengan panorama alam yang belum tersentuh

Sebagai tujuan wisata, Bali memiliki banyak pilihan wisata yang menarik selain terkenal dengan pantainya yang indah dan puranya yang eksotis, Bali juga memiliki wisata air terjun yang bisa di kunjungi. Dari sekian bnyak air terjun yang bisa dikunjungi. Air terjun kuning adalah salah satu objek wisata yang patut di coba. Air terjun kuning adalah salah satu objek wisata alam berupa air terjun yang terdapat di Bali. Air terjun ini berada di  Dusun Kuning, Desa Taman Bali, Kecamatan Bangli, Bali itulah kenapa air terjun ini dinamakan Air terjun kuning atau Dusun Kuning Waterfall karena merujuk dimana tempat air terjun itu berada.

Air terjun ini masih memiliki alam yang asri dan terjaga ke alamiannya, belum banyak wisatawan yang tahu mengenai keberadaan air terjun indah ini. Sehingga belum bnyak ‘tangan’ usil tidak bertanggungjawab yang datang tanpa memerhatikan kaideha-kaidah menjaga lingkungan.

Selain memiliki panorama yang indah air terjun kuning ini juga memiliki habibat kera yang berkeliaran di sekitarnya. Kera-kera di perkirakan berjumlah ratusan dan tidak bisa diam saling kejar, bercanda maupun bergelantungan di pohon. Kera-kera ini sangat suka dengan makanan yang di berikan oleh para pengunjung yang datang ke air terjun kuning seperti kacang-kacangan, makanan ringan, dan cemilan kecil.

Seperti di sebutkan di atas untuk menuju air terjun ini sangat menantang dan cukup terpencil. Jika ingin mengunjungi air terjun yang terdapat di  Dusun Kuning, Desa Taman Bali, Kecamatan Bangli ini patokannya adalah desa Taman Bali. untuk menuju desa Taman bali bisa menggunakan berbagai macam alat transfortasi, jika dari ibukota Denpasar maka mengambil jalan ke arah Bangli bisa lewat sukawati Gianyar maupun jalan by pass Ida Bagus Mantra.

Dari kota Bangli maka menuju desa Taman Bali jaraknya kurang lebih 3 kilometer di pertigaan mengambil jalur kekanan sampai bertemu ke pertigaan lagi dekat pabrik minum di daerah situ. Dari daerah itu belok kekanan samapi ke pemukiman pendududuk. Dari sana tinggal jalan kaki kurang lebih sejauh 500 meter, jangan takut akan jalan karena pengunjung akan di suguhkan perkebunan cengkeh dan suasana pedesaan yang sangat asri.

Sebagai salah satu tujuan wisata yang indah dan pesona alam yang masih perawan air terjun kuning belum memilki sarana dan prasarana yang cukup memadai. Sehingga memerlukan pemolesan fasilitas di sekitar air terjun agar pengunjung bisa lebih mudah mengakses air terjun dan berdampak pada kunjungan yang meningkat.

Tips untuk wisatawan yang akan berkunjung bawalah pakaian ganti jika anda nanti ingin berbasah-basahan atau main air di air terjun kuning. Selain itu bawa makanan kecil untuk di berikan kepada kera-kera yang terdapat di Air terjun.