6 Cara Mengatasi Google Maps yang Sering Bikin Tersesat
image source: unsplash.com

6 Cara Mengatasi Google Maps yang Sering Bikin Tersesat

Google Maps menyediakan layanan pemetaan dan navigasi digital untuk menunjukkan rute atau lokasi. Meskipun didesain untuk menunjukkan rute terbaik, terkadang Google Maps sering menemui kesalahan, seperti memberikan rute yang tidak akurat atau tidak tepat untuk menentukan lokasi. Hal seperti ini menyebabkan pengguna Google Maps lebih sering tersesat. Nah, Anda bisa mencegahnya dengan mengutak-atik fungsi yang ada di aplikasi Google Maps. Berikut beberapa cara pengguna Google Maps di Android dan iOS dapat meningkatkan kinerja Google Maps.

1. Aktifkan GPS dalam mode “akurasi tinggi”

Dengan menyetel layanan lokasi (GPS) ke “akurasi tinggi”, Google Maps dikatakan dapat menunjukkan lokasi pengguna dengan tepat. Namun perlu ditegaskan bahwa kondisi ini menyebabkan baterai cepat habis.

Cara mengaktifkannya:

Android

  • Buka menu “Pengaturan”> “Lokasi”
  • pilih opsi “servis lokasi”
  • Pilih opsi “Akurasi Lokasi Google”
  • Geser sakelar ke kanan pada opsi “Tingkatkan akurasi lokasi” hingga berubah menjadi hijau.

iOS

  • Buka menu “Pengaturan”> “Privasi”> “Layanan Lokasi”
  • Pilih aplikasi Google Maps dan geser sakelar pada opsi “Lokasi Tepat” hingga berubah menjadi hijau.

2. Matikan fitur penghemat baterai

Fitur hemat baterai menyebabkan ponsel membatasi penggunaan aplikasi. Jadi lebih sedikit daya yang digunakan.

Nah, jika fitur ini diaktifkan maka akan membatasi kinerja ponsel termasuk GPS. Hal ini tentunya akan mempengaruhi keakuratan aplikasi Google Maps. Fitur ini harus dinonaktifkan agar Google Maps berfungsi dengan baik.

Cara mematikan fitur penghemat baterai:

Android

  • Buka “Pengaturan” > menu “Baterai”
  • Nonaktifkan fitur hemat baterai dengan menekan tombol yang tersedia.

iOS

  • Buka “Pengaturan” > menu “Baterai”
  • Pada opsi “Mode Daya Rendah”, geser sakelar hingga berubah menjadi hitam

3. Pengukuran sensor kompas

Google Maps menggunakan sensor magnetometer di ponsel. Sensor ini digunakan untuk mengukur lokasi pengguna secara akurat. Pengguna dapat mengukur secara berkala atau setiap aplikasi akan memberikan lokasi yang tidak akurat.

Berikut caranya:

  • Buka aplikasi Google Maps dan klik ikon lingkaran biru yang menunjukkan lokasi Anda saat ini
  • Pilih opsi “Kalibrasi”
  • Pindahkan telepon untuk membentuk pola angka delapan.
  • Setelah proses selesai, sensor Google Maps telah berhasil diperbaiki.

4. Hapus cache

Jika Anda sering menggunakan Google Maps, sebaiknya hapus data cache yang tersimpan di aplikasi. Anda dapat melakukan ini untuk menghindari anomali kinerja dalam aplikasi. Anda tidak perlu khawatir, karena data yang di-cache sudah up-to-date dan tidak akan menimbulkan error saat Anda menghapusnya. Berikut caranya:

  • Buka menu “Pengaturan>”Aplikasi”
  • Pilih aplikasi Google Maps
  • Pilih opsi “Hapus Data”> “Hapus Cache”

5. Nyalakan WiFi

Selain mengandalkan layanan GPS, Google Maps juga dapat menggunakan koneksi Wi-Fi untuk memperkirakan lokasi pengguna saat ini. Jika Google Maps menunjukkan lokasi yang tidak akurat, pengguna disarankan untuk menghubungkan perangkat ke koneksi Wi-Fi terdekat.

6. Instal ulang Google Maps

Jika lima cara di atas gagal mengatasi masalah detail lokasi kesalahan, menginstal ulang Google Maps adalah opsi terakhir. Dengan mencopot pemasangan Google Maps, ponsel dapat menghapus data yang dapat menyebabkan kesalahan pada aplikasi.

Pengguna didorong untuk memperbarui ke versi terbaru Google Maps untuk menerima informasi dan fitur terbaru.

Leave a Reply

Your email address will not be published.