Situs Muarojambi, salah satu tempat peninggalan purbakala terluas di Indonesia

Situs Muarojambi, salah satu tempat peninggalan purbakala terluas di Indonesia Reviewed by evacation on . This article We found is mainly about the info of Situs Muarojambi, salah satu tempat peninggalan purbakala terluas di Indonesia

Situs kepurbakalaan Muarojambi adalah komplek percandian terluas di Pulau Sumatera. Dan terletak di  Desa Muarojambi, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi. sebanyak 61 buah candi terdapat di situs ini, namun sebagian besar masih merupakan gundukan tanah atau menapo belum di okupasi sehingga keindahan keseluruhan candi belum terlihat seutuhnya. Candi ini memiliki peninggalan sejarah yang tinggi karena menurut reruntuhan serta bangunan candi, Candi-candi ini pernah menjadi pusat dari peribadatan agama Read More…

Rating: 5

Situs kepurbakalaan Muarojambi adalah komplek percandian terluas di Pulau Sumatera. Dan terletak di  Desa Muarojambi, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi. sebanyak 61 buah candi terdapat di situs ini, namun sebagian besar masih merupakan gundukan tanah atau menapo belum di okupasi sehingga keindahan keseluruhan candi belum terlihat seutuhnya. Candi ini memiliki peninggalan sejarah yang tinggi karena menurut reruntuhan serta bangunan candi, Candi-candi ini pernah menjadi pusat dari peribadatan agama Budha Tantri Mahayana. Hal tersebut mengacu kepada temuan-temuan yang di dapatkan seperti sarana ritual yang berupa reruntuhan stupa, Arca Prajnaparamita, arca gajah singha, wajra besi.

Selain itu masih ada tulisan-tulisan mantra yang di pahat pada lempengan-lempengan emas maupun tergores pada bata. Suku kata Wijaksana tertulis pada sejumlah bata, wajra pada lempengan emas dan  aksara nagari pada batu permata yang berbunyi tra-tra. Manik-manik, tembikar, perhiasan, pecahan genting serta perlatan rumah tangga yang masih tersisa menyiratkan bahwa sekitar tempat komplek percandian tersebut merupakan sebuah pemukiman, yang di prediksi adalh para biksu serta pelajar budha di masa lalu.

Muaro Jambi 02 » Situs Muarojambi, salah satu tempat peninggalan purbakala terluas di IndonesiaTidak hanya menjalin kerjasama dan hubungan dengan daerah setempat, masyarakat yang meninggali kawasan candi Muara Jambi juga di sinyalir pernah berhubungan dengan bangsa lain seperti China dan Eropa. Adanya hubungan dengan Eropa bisa di lihat dari penemuan sebuah keramik Eropa di abad ke-19, yang menuturkan bahwa pernah terjadi ekskavasi yang pernah di lakukan oleh sarjana Belanda serta Perwira Inggris diantara abad ke 19 sampai 20. Sementara hubungan dengan China bisa terlihat dari di temukannya sebuah keramik yang merupakan peninggalan masa dinasti Song pada abad ke 11 samapi 12 masehi.

Dari sebanyak 61 buah candi yang berada di kawasan Muaro Jambi ini, hanya baru 9 candi yang berhasil di pugar dan menampakan bentuk utuh. Ke sembilancandi tersebut adalah Candi Kotomahligai, Candi Tinggi, Candi Kedaton, Candi Gedong Dua, Candi Gumpung, Candi Telago Rajo, Candi Kembar Batu, Candi Gedong Satu serta Candi Astano. Ke semua candi bercorak kan Buddhisme.

Sebagai sebuah peninggalan sejarah yang kaya situs Muarojambi, awalnya hanya di kenal terbatas oleh masyarakat setempat. Lalu pada tahun 1820 S.C. Crooke, yakni seorang perwira Inggris yang di beri tugas untuk pemetaan Sungai Batanghari. Mulai melakukan sejumlah pengamatan berdasarkan laporan masyarakat setempat, selanjutnya F.M. Schnitger yang merupakan sarjana Belanda pada tahun 1935-1936 mulai melakukan ekspedisi dan penggalian terhadap situs Muaro Jambi.  Sejak saat itulaah Muaro Jambi semakin di kenal dan puncaknya pada tahun 1976 sampai sekarang terus di lakukan penelitian situs Muaro Jambi demi mengungkap semua cerita sejarah yang terjadi di tempat ini.

Situs Muarojambi berada di  Desa Muarojambi, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muarojambi. Untuk menuju tempat ini bisa di tempuh perjalanan 40 kilometer dari kota Jambi, sementara jia menggunakan spedboat melalui jalur sungai dengan dapat di tempuh dengan waktu 1 jam.