Pura Taman Ayun , pura peninggalan kerajaan Mengwi

Pura Taman Ayun , pura peninggalan kerajaan Mengwi Reviewed by evacation on . This article We found is mainly about the info of Pura Taman Ayun , pura peninggalan kerajaan Mengwi

Pura Taman Ayun  terletak Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Pura ini menjadi salah satu destinasi pariwisata pilihan di Pulau Bali sehingga tercatat sudah banyak wisatawan baik dalam maupun luar negeri yang berkunjung ke Pura ini. Pura Taman Ayun merupakan Pura Kerajaan Mengwi yang di bangun pada tahun 1634 masehi oleh raja pertama kerajaan Mengwi yakni I Gusti Agung Ngurah Made Agung yang juga bergelar Ida Cokorda Sakti Belambangan. Pura Read More…

Rating: 4

Pura Taman Ayun  terletak Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Pura ini menjadi salah satu destinasi pariwisata pilihan di Pulau Bali sehingga tercatat sudah banyak wisatawan baik dalam maupun luar negeri yang berkunjung ke Pura ini. Pura Taman Ayun merupakan Pura Kerajaan Mengwi yang di bangun pada tahun 1634 masehi oleh raja pertama kerajaan Mengwi yakni I Gusti Agung Ngurah Made Agung yang juga bergelar Ida Cokorda Sakti Belambangan. Pura ini memiliki keunikan di banding dengan pura-pura di Bali pada umunnya karena jika pura di Bali pada umumnya berkiblat pada gunung agung maka Pura Taman Ayun ini berkiblat pada Gunung Batukau.

Taman Ayun dalam bahasa Bali memiliki artian  ‘taman yang cantik‘. Komplek Taman Ayun berdiri di lahan seluas 4 hektar dengan dikelilingi oleh kolam atau parit di sekitarnya. Jika dilihat dari kejauhan, parit tersebut menyerupai gelang air raksasa yang melindungi Pura. Seperti umumnya Bnagunan bersejarah yang religius keasrian juga masih di pertahankan di sini terdapat rerimbunan pohon serat beragam bunga yang menambah indah suasana Pura Taman Ayun.

Pura taman ayun 300x201 » Pura Taman Ayun , pura peninggalan kerajaan MengwiPura Taman Ayun Telah menjadi salah satu Warisan Budaya Dunia, yang ditetapkan pada sidang Unesco ke-36 di Rusia. Penetapan ini setelah memalui proses yang panjang selama 12 tahun, penantian selama itu akhirnya bisa terjawab lunas setelah 21 negara anggota komite Warisan Budaya Dunia (WBD) menetapkan subak sebagai pelaksanaan Tri Hita Karana, termasuk di dalamnya juga Kawasan Pura Taman Ayun sebagai Warisan Budaya Dunia (WBD).

Walaupun sudah menjadi warisan budaya dunia, tetapi Pura Taman Ayun masih tetap digunakan sebagai tempat ibadah hingga saat ini. Disini para wisatawan bisa menikmati indahnya megahnya bangunan pura yng berusia hampir 400 tahun. Panorama alam di sekitarnya pun memukau sangat asri dan terpelihara dengan baik.

Bekas peninggalan Kerajaan Mengwi yang sudah tua pun masih bisa di kunjungi kurang lebih  berada sekitar 300 meter dari Pura Taman Ayun. Ada juga Museum Manusa Yadnya, yakni museum yang memamerkan upacara-upacara terkait siklus kehidupan manusia di mulai dari kandungan sampai meninggal.

Untuk menuju Pura Taman Ayun yang berada di Desa Mengwi ini jika di tempuh dari kota Denpasar kurang lebih berjarak 18 km ke arah barat laut Denpasar. Perjalanan bisa ditempuh menggunakan angkutan umum baik bus maupun bemo dengan rute Denpasar Singaraja ataupun Denpasar Bedugul memakan waktu kira-kira 25 menit. Turun di persimpangan jalan desa Mengwi, dari persimpangan jalan ini perjalanan bisa di lanjutkan dengan berjalan kaki karena jarak pura hanya tinggal 250 meter lagi. Wisatawan dapat turun di persimpangan jalan di Desa Mengwi untuk kemudian berjalan kaki menuju komplek pura yang berjarak sekitar 250 meter.  Wisatawan dapat mengunjungi pura antara jam 08.00—18.00 WITA.