Pura Puseh Batuan, pura tertua dan bersejarah di pulau Bali

Pura Puseh Batuan, pura tertua dan bersejarah di pulau Bali Reviewed by evacation on . This article We found is mainly about the info of Pura Puseh Batuan, pura tertua dan bersejarah di pulau Bali

Pura Puseh adalah salah satu tempat unik yang masih terdapat di dalam kawasan Desa Adat Batuan di Dusun Tengah, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali. Pura Puseh ini berdiri megah di sisi utara Desa batuan dan terlihat sangat indah dan artistik. Pura Puseh batuan ini merupakan salah satu pura tertua yang ada di Bali yang dibangun pada 944 Ḉaka atau 1022 Masehi. Selain memiliki nuansa dan getaran spiritual yang Read More…

Rating: 4

Pura Puseh adalah salah satu tempat unik yang masih terdapat di dalam kawasan Desa Adat Batuan di Dusun Tengah, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali. Pura Puseh ini berdiri megah di sisi utara Desa batuan dan terlihat sangat indah dan artistik. Pura Puseh batuan ini merupakan salah satu pura tertua yang ada di Bali yang dibangun pada 944 Ḉaka atau 1022 Masehi.

Selain memiliki nuansa dan getaran spiritual yang tinggi, Pura Puseh Batuan ini juga memiliki catatan sejarah yang cukup panjang, karena di dalam Pura Puseh Batuan ini terdapat peninggalan purbakala berasal dari masa prasejarah. Karena ditemukan banyak arca di pura puseh ini, dan berdasarkan sejumlah arca yang ditemukan di Pura Puseh, maka dapat dikelompokkan menjadi beberapa jenis yaitu arca dwarapala, arca binatang, arca perwujudan, arca memegang ayam , lingga, benda seperti kala, peripih dan lain sebagainya

pura desa puseh batuan 10 » Pura Puseh Batuan, pura tertua dan bersejarah di pulau Bali Pada saat awal mula datangnya pengaruh budaya Hindu ke Bali menjadikan batu-batu alam yang ada di sekitar pura ini sebagai tempat pemujaan, baik pemujaan kepada nenek moyang maupun memuja dewa-dewa Hindu. Pura Puseh Batuan merupakan termasuk ke dalam Pura Kahyangan Tiga, di halaman tengah pura terdapat sebuah bale agung dan bale panjang yang disebut Bale Kulkul sementara di bagian pintu masuk terdapat Kori Agung yang cukup tinggi dan merupakan ciri khas bangunan Bali. Kori Agung ini berfungsi sebagai tempat keluar masuknya para dewa yang berupa pratima (patung kecil) dan diapit oleh banyak patung penjaga berbentuk raksasa.

Sedangkan di sebelah Kori Agung terdapat 2 pintu kecil yang berfungsi sebagai tempat untuk keluar masuknya umat yang akan menuju dalam halaman utama pura. Dan pada halaman utama pura terdapat beberapa bale dan meru tumpang tiga, bangunan Padmasana yang berfungsi sebagai tempat tempat pemujaan kepada Sang hyang Widhi, dan terkhir di bagian halaman belakang pura terdapat wantilan purbakala. Untuk memuaskan pengunjung yang gemar akan pertunjukan kesenian terutama tarian, di area pura ini juga dibuat panggung pertunjukan sebagai tempat pementasan Tari Gambuh.

Penataan pura di kemas cukup baik dan asri, ornamen-ornamen yang terdapat pada bangunan pura indah membuat pura ini cukup ramai dikunjungi wisatawan. Untuk menunjang datangya wisatawan yang cukup ramai maka di sekitar pura sudah terdapat fasilitas yyang memudahkan wisatawan seperti  warung penyedia makanan dan minuman, toilet serta area parkir yang cukup memadai.

Pura Puseh batuan yang terletak di Dusun Tengah, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar ini terletak sebelah barat kota Kabupaten Gianyar dengan jarak sekitar 13 kilometer. Sementara jika dari  Kota Denpasar berjarak 16 kilometer dan bisa di tempuh dengan waktu 25 menit.